Jumat, 26 November 2010

BIASA ITU SEBAB TERBIASA

Hukum kekekalan masa=hukum kesetabilan manusia: orang yang terbiasa giat bekerja akan terbiasa giat bekerja. Orang yang biasa malas akan terbiasa malas. Dan setiap orang akan terbiasa dengan sikap dan kebiasaannya dan tak mudah untuk merubahnya. Kecuali dengan niatan dan keinginan yang kuat untuk berubah.

Rabu, 27 Oktober 2010

RAHASIA KEHIDUPAN

 Berikut adalah hukum-hukum yang tersirat dan tersurat tentang rahasia kehidupan:

1. Adanya sesuatu karena adanya sebab atau proses yang mengadakannya.
Hukum sebab akibat adalah hukum alam yang menyatakan bahwa segala sesuatu tidak akan terjadi dengan sendirinya tanpa ada yang mengadakan atau yang menyebabkan adanya sesuatu. Segala sesuatu tidak akan pernah ada atau terjadi tanpa adanya sebab yang mengadakan atau yang menimbulkannya.
Hukum ini jelas menyatakan bahwa segala sesuatu yang hendak kita dapatkan atau kita capai haruslah melalui sebuah proses atau sebab  untuk mencapainya.
Mengharapkan dan menginginkan terjadinya sesuatu tanpa adanya sebab dan proses untuk mencapainya merupakan kenisbian dan kemustahilan belaka.
Oleh karena itu untuk mendapatkan sesuatu yang kita harapkan dan kita inginkan hendaklah kita harus melalui sebuah proses tuk mendapatkannya, tanpa adanya hal ini semua yang kita inginkan dan kita harapkan tak ubahnya sebuah hayalan dan impian semata yang takkan pernah terwujud dan terealisasi adanya.
2. Sesungguhnya setiap individu manusia itu pada dasarnya adalah baik.
Pernahkah kita sadari hal ini bahwa sesungguhnya setiap individu manusia itu pada dasarnya adalah baik.Dan kejahatan atau keburukan yang dilakukannya adalah karena kelalaian, kebodohan , ketidaktahuannya , serta ketidak mampuannya menahan atau mengendalikan emosi dan keinginannya.
Teori ini berdasarkan dan mengacu pada sifat dasar individu manusia yang senantiasa menginginkan kebaikan untuk dirinya .
Dan tidak ada satu orang pun individu manusia di dunia ini yang mengharapkan dan menginginkan keburukan untuk dirnya.
3. Kehidupan ini sesungguhnya senantiasa berpasang-pasangan.
Adanya siang dan malam, adanya laki-laki dan perempuan, adanya positif dan negatif, dan yang lain-lain nerupakan bukti bahwa sesungguhnya kehidupan ini sesungguhnya senantiasa berpasang pasangan. Namun banyak diantara kita yang kurang dan tidak menyadari akan adanya hal ini yang menginginkan kesamaan atau menyamakan sesuatu yang tidak sama, hal ini merupakan hal yang mustahil dan bertentangan dengan takdir yang telah Tuhan gariskan di dunia ini, Karena sesungguhnya apa yang ada didunia ini berbeda-beda tidak ada yang sama, walaupun seorang kembar sekalipun. Jadi janganlah kita berpandangan tuk menyamakan dan menyelaraskan sesuatu yang di takdirkan tidak sama, karena sama halnya menentang takdir yang telah Tuhan gariskan.
4. Siapa yang menanam maka akan menuai hasilnya.
Setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang diusahakannya, jika kita menanam kebaikan maka akan berbuah kebaikan begitupun sebaliknya jika kita menanam keburukan maka akan berbuah keburukan.Setiap orang akan menuai hasil sesuai dan sebanding dengan apa yang telah dilakukan dan dikerjakannya, seperti halnya kalau kita menanam buah semangka tentu akan menghasilkan buah semangka , jika kita menanam daun sirih maka akan menghasilkan daun sirih, tidakmungkin jika menanam daun sirih akan berbuah semangka .
Jadi jelaslah bahwa setiap individu manusia akan menuai hasil sesuai dan sebanding dengan apa yang telah diusahakan dan dikerjakannya. Jika kita menanam keburukan akan menuai keburukan ,jika kita menanam kebaikan maka akan menuai kebaikan, sesuai dan sebanding dengan apa yang dikerjakan.
5. Tiada yang sempurna dan kekal di dunia ini.
Pernahkah kita mengkaji dari kehidupan ini sesungguhnya tiada yang sempurna dan kekal didunia ini. Ada yang datang ada yang pergi, ada yang terlahir ada yang binasa , semuanya tidak ada yang sempurna , semuanya akan hancur dan binasa .Tidak ada yang sempurna di dunia ini,
begitupun diri kita manusia.
Tidak ada manusia yang sempurna, semuanya memiliki kekurangan, semuanya memiliki kelebihan, semuanya akan binasa.
6. Segala sesuatu yang berlebihan itu merugikan
Berlebihan dalam segala hal pada dasarnya akan merugikan diri kita sendiri karena sesungguhnya manusia itu serba terbatas adanya.oleh karena itu janganlah berlebihhan dalam segala hal walaupun itu dalam hal kebaikan sekalipun karena pada dasarnya akan merugikan diri kita sendiri.
7. Apa yang ada di dunia ini hanya datang sekali seumur hidupkita
Pernahkah kita menyadari sesungguhnya apa yang terjadi didunia ini hanya datang sekali dan tidak akan terulang lagi, apa yang terjadi dalam kehidupan ini hanya akan terjadi sekali seumur hidup kita, oleh karena itu manfaatkan waktu sebaik mungkin, jangan sia-siakan hidup kita, berbuatlah yang terbaik dalam kehidupan ini agar tidak ada penyesalan di kemudian hari. Karena ingatlah dalam kehidupan ini apa yang telah terjadi takkan pernah terulang lagi.
8. Hidup adalah sebuah pilihan
Kalau kita mengkaji sesungguhnya hidup ini adalah sebuah pilihan, dimana kita harus memilih diantara dua pilihan diantara baik dan buruk , haram dan halal, jalan surga atau neraka semua tergantung diri kita untuk menentukan sebuah pilihan. Setiap pilihan yang kita pilih ,kita harus rela menerima resikonya sebagai hasil dan buahnya,karena sesungguhnya kita majikan dari kita sendiri, semuanya bergantung pada kita tuk menentukan sebuah pilihan.

Senin, 18 Oktober 2010

Tips Mencari Pasangan ( Pacar )

Banyak diantara kita yang masih menjomblo atau belum mendapatkan pasangan hidupnya, hal ini bukan berarti dia kurang menarik atau tidak ada yang istimewa dalam dirinya. Karena perlu diketahui setiap manusia diciptakan Tuhan dalam keadaan lebih baik dibandingkan dengan mahluk Tuhan lainnya. Dan tidak ada  manusia yang sempurna di dunia ini, semuanya pasti memiliki kelebihan dan kekurangan dalam dirinya, tergantung bagaimana cara kita menyiasati dan menyikapi kekurangan yang ada pada diri kita menjadi lebih baik.
Begitupun dengan usaha dan cara kita untuk mendapatkan pasangan yang kita dambakan.
Berikut ini trik dan tips untuk mendapatkan pasangan (pacar ) yang kita harapkan.
1. Jangan egois
Egois adalah salah satu sifat yang hanya memikirkan dan mementingkan diri kita sendiri, sehingga kita lebih suka menonjolkan dan membanggakan diri kita sendiri.Hal ini sesungguhnya sifat yang membuat orang lain tidak tertarik dan simpati pada diri anda, karena perlu anda ketahui sesungguhnya sifat dasar manusia adalah lebih suka untuk didengarkan dari pada mendengarkan. Dan orang lain tidak suka dengan orang yang egois dan mementingkan diri sendiri tanpa memperdulikan orang lainnya, begitupun dengan orang yang anda sukai.
2. Berilah Perhatian jangan mencari perhatian.
Anda akan lebih cepat mendapatkan pasangan yang anda sukai dengan memberikan perhatian pada orang yang anda sukai, dari pada anda berusaha untuk mencari perhatian dari orang yang anda sukai. Karena perlu anda ketahui sesungguhnya sifat dasar manusia itu selalu ingin diperhatikan dan haus akan perhatian yang membuatnya bangga.Karena kebanggaan merupakan kebutuhan setiap individu manusia.
3.Benahi diri dan jadilah diri sendiri
Membenahi diri adalah membangun imej yang positif pada diri anda sendiri dengan tetep menjadi diri anda sendiri, bukannya menjadi orang lain. Karena imej yang positif pada diri anda akan membuat orang tertarik dan akan membangkitkan rasa penasaran pada  diri anda. Dengan catatan hal ini bukanlah bohong atau hanya bertujuan mengelabui orang lain yang anda sukai, jika demikian suatu saat apa yang anda harapkan akan sebaliknya, bukan rasa simpati, tapi kebencian yang anda dapatkan ketika orang yang anda sukai tahu kalau apa yang anda lakukan selama ini hanya pura-pura atau hanya untuk membohongi dirinya.
4. Bangun Komunikasi
Tak kenal maka tak sayang, itulah pepatah mengatakan. Begitupun dengan orang yang anda sukai, ia tidak akan suka begitu saja suka pada diri anda sebelum ia mengetahui siapa diri anda sesungguhnya. Oleh karena itu dibutuhkan komunikasi yang enak, supel dan mengasikan yang membuat orang yang anda sukai tertarik pada diri anda, karena dengan komunikasi ia akan lebih tau dan mengenal siapa anda sesungguhnya.
5. Berani mengatakan.
Berani untuk mengatakan suka memang tidaklah mudah, butuh keberanian, waktu yang tepat, dan situasi dan kondisi yang tepat untuk mengatakannya. Karena bagaimana orang yang anda sukai akan tahu kalau anda menyukai dan mencintainya, tanpa anda mengatakannya.

Itulah beberapa tips yang dapat saya tulis. Walaupun singkat dan pendek semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Oleh karena itu kritik, saran, dan masukan dari anda demi perbaikan tulisan ini sangat kami harapkan.
Kurang dan lebihnya saya mohon maaf jika ada kekeliruan dan kesalahan dalan tulisan ini baik dalam bahasa, penulisan, dan penjelasan dalam tulisan ini.

Senin, 10 Mei 2010

Jati Diri Manusia

Pernahkah kita sadari siapa sesungguhnya diri kita ?
Banyak sebagian dari orang-orang disekitar kita yang tidak tahu akan jati dirinya, , dan tidak tahu siapa dirinya.

Sesungguhnya manusia atau diri kita ini terdiri dari tujuh unsur.

Yang pertama  jasad.
jasad adalah sesuatu yang wujud pada diri kita, yang terdiri dari beberapa organ tubuh dari rambut hingga ujung kaki. Tapi manusia bukan hanya sebatas jasad, karena kalau diri kita hanya sebatas jasad, kita sama halnya dengan benda-benda lain disekitar kita yang lebih rendah derajatnya dari  diri kita , seperti halnya batu, tanah, pohon dan sebagainya, karena ia juga mempunyai jasad dan wujud, tapi tidak hidup seperti diri kita.

Yang kedua  roh.
Roh adalah sesuatu wang tidak wujud yang menghidupkan diri kita sehingga kita bisa hidup. Tapi manusia bukan hanya sebatas jasad dan ruh, karena kalau diri kita hanya sebatas jasad dan ruh, kita tak jauh bedanya dengan tumbuh-tumbuhan ,karena tumbuh-tumbuhan juga hidup dan berwujud (mempunya jasad).
Roh adalah zat yang menghidupkan setiap mahluk hidup yang telah Tuhan berikan 
Adanya roh , dibuktikan dengan ketika setiap mahluk hidup yang mati menandakan telah lepasnya roh atau zat hidup  yang ada dalam dirinya.

Yang ketiga  insting atau kecendrungan dan keinginan
Insting adalah kecendrungan dan keinginan alamiah akan sesuatu hal, seperti makan, sex, berkembang biak, dan lain-lain.Dan ini juga  terdapat pada mahluk hidup lainnya seperti pada binatang , tapi manusia memiliki insting atau keinginan yang lebih sempurna dibandingkan dengan mahluk hidup lainnya.


Yang keempat Akal atau pikiran.
Akal atau pikiran adalah tingkat kecerdasan atau tingkat kemampuan akan sesuatu hal seperti memecahkan sebuah masalah, kemampuan melakukan sesuatu hal dan lain-lain.
Dengan akalah manusia mampu berkarya cipta,  memecahkan masalah, dan berfikir akan sesuatu hal.
Akal atau pikiran tidak hanya dimiliki oleh manusia,  juga  dimiliki oleh binatang-binatang tertentu tapi dengan kapasitas terbatas,karena akal dan pikiran manusia lebih sempurna dari pada binatang atau mahluk lainnya,
seperti kera, lumba-lumba, anjing dan yang lain-lainnya.

Yang kelima angan-angan,khayalan, imajinasi atau ilusi.
Pernahkah kita larut dalam buaian angan-angan hayalan,dan ilusi itulah bagian yang ada pada diri kita, karena angan-angan, khayalan atau ilusi beda dengan logika atau pikiran ,sifat ini biasanya banyak terdapat pada saudara-saudar kita yang kehilangan akal sehat atau gila, karena larut dalam khayalan,angan-angan,dan ilusi hingga melupakan dirinya sendiri.

Yang keenam adalah emosi
Emosi ( dorongan negatif)adalah perasaan yang menggelora akan sesuatu hal dan biasanya cenderung negatif seperti marah,menginginkan akan sesuatu hal dll. Rasa ini jika kita biarkan dan tidak bisa kita kendalikan akan berdampak negatif dan merugikan pada diri kita sendiri. Oleh karena itu hendaklah kita mengarahkan dan mengendalikan dari emosi yang ada pada diri kita kearah yang positif dan baik agar tidak berdampak negatif dan penyesalan akhirnya.

Yang ketujuh adalah hati.
Hati ( dorongan positif)adalah kesadaran akan sesuatu hal positif, seperti rasa iba, rasa kasihan, rasa mencintai dll.

Yang kedelapan adalah Qolbu
Qolbu adalah lintasan niatan yang ada didalam hati akan sesuatu hal yang positif dan ini merupakan bagian hidayah yang membedakan manusia dengan mahluk-mahluk lainnya yang Tuhan ciptakan.Jika pada diri kita ada lintasan niatan seperti ini hendaklah kita lakukan dan kita kerjakan dengan segera, karena jika kita tidak melakukan dan mengerjakannya dengan segera lintasan niatan ini akan segera hilang dan lenyap pada diri kita,dan itu adalah suatu kerugian yang besar karena kita menyia-nyiakan hidayah besar yang telah Tuhan berikan.

Itulah jati diri kita dan bagian-bagian yang ada pada diri kita.
Semoga tulisan ini bermanfaat,kurang lebihnya penulis mohon maaf jika ada kesalahan dan kekeliruan dalam tulisan ini, kritik saran dan koreksi dari tulisan ini sangat kami harapkan demi kesempurnaan tulisan ini.

Kritik dan saran bisa melalui email dengan alamat: gendonklayan@gmail.com

Wassallam...

gendonklayan.

Minggu, 18 April 2010

SIFAT DASAR MANUSIA

Pernahkah kita sadari Pada dasarnya sifat dasar manusia itu adalah sama, hanya yang membedakan adalah jasmani, kepribadian, intelektualitas, tingkat pengendalian diri, pendirian, ketabahan dan kesabaran serta keinginan.
Karena pada dasarnya apa yang kita sukai , sebagian besar orang lain juga cenderung berfikir sama seperti apa yang kita fikirkan dan kita sukai. Seperti halnya contoh jika kita suka dengan orang yang jujur, pandai,dermawan, baik hati, dan lain-lain sifat dan perbuatan baik lainnya yang kita sukai. Orang lain juga akan cenderung berfikir dan menilai sama seperti apa yang kita fikirkan dan kita sukai.
Seperti halnya contoh :
-Jika kita marah bila disakiti orang lain,begitupun sama orang lain juga akan marah bila disakiti oleh kita.
-Jika kita tidak suka dan benci bila dibohongi orang lain, orang lain juga akan merasakan dan berfikiran sama tidak suka jika dibohong oleh kita.Dan lain sebagainya.
Begitupun sebaliknya.
-Apa yang kita suka, orang lain juga akan suka.
-Apa yang kita benci, orang lain juga akan benci.
Inilah yang membuktikan pada dasarnya sifat manusia itu pada dasarnya sama.
Oleh karena itu perlakukanlah orang lain seperti memperlakukan diri kita sendiri, agar tercipta hubungan harmonis antar sesama manusia.
Jangan pernah membedakan manusia dari warna kulit, suku, ras, dan agama, karena pada dasarnya sifat manusia itu adalah sama .Dan setiap individu manusia mempunyai hak yang sama yakni hak untuk hidup yang telah Tuhan berikan.
Mari bina hubungan yang harmonis antar sesama manusia dan mahluk ciptaan Tuhan.

Jumat, 29 Januari 2010

Jangan Pernah Berbohong Pada Diri Sendiri

Berbohong merupakan perbuatan tercela karena di samping merugikan orang lain juga dapat merugikan diri sendiri.


Kalau kita kaji lebih jauh berbohong atau perbuatan bohong terbagi menjadi dua macam yakni :
1. Berbohong pada orang lain.
2. Berbohong pada diri sendiri atau membohongi diri.

Faktor dan alasan mengapa sesesorang melakukan perbuatan berbohong pada orang lain diantaranya adalah :
- Karena menginginkan sesuatu hal seperti menginginkan suatu benda atau barang, ingin dipuji atau dihormati, ingin dipercaya, ingin diakui dan lain-lain.
- Akibat tekanan atau merasa takut dengan sesuatu hal yang dapat menimbulkan suatu masalah atau bermasalah.
- Demi kebaikan atau keselamatan diri sendiri,seseorang atau orang lain.
- Kurang keberanian untuk berbuat jujur karena takut disalahkan atau dihukum.
-dll.
Faktor dan alasan mengapa seseorang sering membohongi diri sendiri atau berbohong pada diri sendiri :
- Kurangnya keimanan atau kurang teguh dalam pendirian dalam sesuatu hal.
- Karena, lupa, khilaf, atau terpengaruh yang lainnya.
- Terbuai sesuatu atau tidak mengindahkan keinginan yang ter lintas di hati atau pikiran
- Ingkar pada hati nurani atau keinginan.
- Memaklumkan kesalahan diri sendiri atau membuat hukum atau aturan sendiri yang tidak sesuai dengan perasaan nurani sendiri.
-dll.

Dampak dan akibat dari berbohong, baik berbohong pada diri sendiri atau berbohong pada orang lain dapat merugikan diri sendiri dan orang lain, karena hilangnya kepercayaan atau rasa penyesalan dalam hati.

Perbuatan berbohong dapat menjadi faktor kebiasaan kalau kita tidak segera memperbaiki diri untuk memperbaikinya dengan cara senantiasa berbuat jujur baik pada diri sendiri terlebih - lebih pada orang lain.
Ingat pepatah mengatakan bisa itu karena terbiasa.
"Pertama kali seseorang berbuat dusta atau berbohong, ia akan merasa menyesal.
Ketika perbuatan bohong atau dusta itu sering dilakukan beberapa kali, ia akan merasa biasa saja, dan mulai pudar rasa penyesalannya.
Dan ketika perbuatan dusta atau bohong itu sering dilakukan, ia akan terbiasa dan membenarkannya, karena menganggap perbuatan bohong dan dusta itu menjadi hal yang lumrah dan biasa saja.
Jika yang terakhir ini sampai menimpa dan terjadi pada diri kita , celakalah kita
karena dapat berdampak pada orang lain dan diri sendiri yang merugikan
Oleh karena itu berusahalah untuk berbuat jujur pada diri sendiri dan orang lain, dan hindarilah perbuatan bohong dan dusta".

Senin, 23 November 2009

Psikologi Remaja.

Masa remaja adalah fase pertumbuhan dari anak-anak menuju proses kedewasaan. Yang di tandai dengan :

1. Secara fisik
Tumbuh dan berkembangnya struktur organ tubuh menuju proses kesempurnaan dari anak-anak menuju proses kedewasaan, yang ditandai dengan mulai berfungsinya alat-alat reproduksi pada manusia baik laki laki dan perempuan karena meningkatnya horman yang ada dalam tubuh.
2. Secara Psikis
Mulai tumbuh dan berkembangnya tingkat emosional,mentalitas,imajinasi, dan cara berfikir kearah lebih komplek dan variatif dalam segala hal baik tindakan maupun perbuatan, namun cenderung lebih frontal dan radikal.Yang ditandai dengan :
- Mulai berkembang dan meningkatnya tingkat kreatifitas dan produktivitas.
- Tingkat emosional yang masih labil dan belum belum dapat mengendalikan diri.
- Pola berfikir yang cenderung frontal dan praktis tanpa memperhitungkan dan mempertimbangkan untung dan ruginya dari setiap tindakan dan perbuatan.
- Tingginya tingkat keingin tahuan dan selalu ingin mencoba terhadap sesuatu hal hal yang baru tanpa memperhatikan dampak dan akibat yang ditimbulkan dari setiap tindakan dan perbuatan.
- Tingginya tingkat imajinasi namun cenderung kurang rasional dan rill karena berpikir serba praktis dan kurang perhitungan.
- Kurangnya ketahanan mental, mudah goyah dan berubah dalam menghadapi suatu persoalan atau kegiatan.
- Kurang terarah nya manajemen diri dalam segala tindakan dan perbuatan. Karena lebih cenderung berfikir bagaimana nanti, ketimbang nanti bagaimana.
- Kurangnya pengendalian diri,tidak fokus dan Mudah terpengaruh oleh situasi dan kondisi yang mempengaruhi.
- Tingginya tingkat egoisme.
- Kurang mandiri, dan tingginya tingkat ketergantungan pada seseorang baik keluarga, teman, atau orang-orang yang ada di sekitarnya.
- Cenderung berfikir menggunakan emosional ketimbang dengan logika.
- Dll.